Selasa, 19 Februari 2013

PRAKARSA REFORMASI MORAL


Dengan hormat,
Bila Anda tidak berkeberatan, kami PARA LANSIA INDONESIA bermaksud mengajak Anda untuk  BERGOTONG ROYONG menyelamatkan Indonesia dari KETERPURUKANNYA atas dasar suatu
PRAKARSA REFORMASI MORAL.
Disampaikan dalam bentuk buku berjudul : 

DENGAN REFORMASI MORAL, INDONESIA  dapat 100 % BEBAS DARI KORUPSI dan NARKOBA MELALUI  PEMILU 2014 yad, disertai JADWAL WAKTU mengenai kemungkinan KEBERHASILANNYA.

Dari isi buku tersebut dapat dipelajari bahwa SEBAB UTAMA KETERPURUKAN Negara kita Indonesia adalah akibat dari KEKHILAFAN (kesalahan diluar kesadaran) dari ke-lima Presiden RI yang terakhir, yaitu : 

Presiden Soeharto, Presiden Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Megawati dan Presiden SBY, (terlepas dari Kebijaksanaan2 yang baik yang telah dilakukan ke lima Presiden tersebut bagi kemajuan Nusa dan Bangsa Indonesia),
·        Harapan adanya “TANGGAPAN2” dari Presiden SBY, mantan Presiden HABIBIE dan mantan Presiden Megawati .

Berkenaan dengan buku tersebut :
Dimana dalam isi penulisan buku tersebut terdapat kata2 yang saya “KUATIRKAN menyinggung perasaan pihak Presiden SBY, mantan Presiden HABIBIE dan mantan Presiden Megawati, yang mungkin tidak sesuai dengan pandangannya masing2, hingga kurang senang membacanya, maka dengan ini kami persilahkan untuk menyampaikan TANGGAPANNYA
melalui BLOG INI.

SEKALIPUN Tidak ada niat kami untuk menghina / memperolok-olokan Bangsa kita sendiri dengan menyampaikan PRAKARSA REFORMASI MORAL ini, apalagi terhadap KEKHILAFAN2 dari ke 5 Presiden Republik Indonesia  yang pernah berkuasa dan berjasa bagi Nusa dan Bangsa, kecuali
a.    Mencari jalan keluar agar Negara tercinta kita ini, “tidak jatuh kedalam jurang.
b.   Menyampaikan apa adanya dari ke 5 Presiden yang pernah berkuasa termasuk kekhilafan2 dari Pemerintahan Presiden SBY.

Maksudnya adalah untuk dapat menemukan penyebab kegagalannya dalam membasmi KORUPSI dan berupaya untuk mendapatkan jalan keluarnya.
Tidak ada niat kami untuk memojok-kan pemerintahan Presiden SBY dengan menyampaikan kekurangan-kekurangannya, bahkan sebaliknya :
mencari jalan keluar bagi kepentingan semua Presiden RI.
termasuk Presiden SBY,

dengan demikian mendapatkan pemandu untuk menuju pada suatu keberhasilan dalam mendapatkan jalan keluarnya, hingga bila ada kekhilafan2 dari  Presiden SBY  yang kurang enak untuk dikemukakan tapi terpaksa perlu dikemukakan, juga terhadap kekhilafan dari beberapa  Presiden2 terdahulu lainnya,maka dengan ini kami mohon maaf”.   

Betapapun kami sangat menyadari mengenai KETERBATASAN kami dan kemungkinan kekurangan dan kesalahan yang mungkin ada dalam menyampaikan PRAKARSA REFORMASI MORAL ini, maka dengan ini sekali lagi kami MOHON MAAF atas KETERBATASAN kami tersebut.
Sebagaimana ungkapan yang dikemukakan mengenai KETERBATASAN oleh :
·     SCHOPENHAUER, seorang cendikiawan Jerman dimasa lalu, menyampaikan ungkapan mengenai KETERBATASAN, sbb :
Alle Beschrankung begluckt.  Artinya (terjemahan bebas) :
Semua pengakuan mengenai KETERBATASAN kita sendiri, membuat kita menjadi lega.

Dengan lain perkataan, mohon penyampaian mengenai PRAKARSA REFORMASI MORAL ini,
dapat dilihat dari segi positifnya.  

Mempermasalahkan mengenai KEKUATIRAN, mengingatkan kita ungkapan dari :
·            LAURILLARD, seorang cedikiawan Belanda dimasa silam, dengan kata2 mutiaranya, :
Zorgen zijn de wolken aan de hemel van ons leven ; doch het zonnetje van hoop en liefde doet ze afdrijven. Artinya :
Kekuatiran adalah awan yang berada pada langit dari kehidupan kita, namun demikian cahaya dari harapan dan cinta dapat menghilangkan kekuatiran tersebut.   

Dengan lain perkataan, semoga apa yang saya KUATIRKAN ini dapat di-imbangi oleh :
1.      Cinta dari segenap Bangsa bagi kepentingan kemajuan Negara Indonesia. 
2.      Membuka kemungkinan untuk menanggapi PRAKARSA REFORMASI MORAL ini, kepada
 yang berkepentingan, dan merasa apa yang dikemukakan dalam Prakarsa ini tidak sesuai dengan fakta.
3.   Siapa saja yang beranggapan negative atas PRAKARSA REFORMASI MORAL ini  dan bermaksud menanggapinya.
·           Maksud menyampaikan kemungkinan menyampaiakn TANGGAPAN NEGATIVE adalah agar reaksi negative dari pihak2 yang tidak suka atas adanya PRAKARSA REFORMASI MORAL ini, DIBUKA KEMUNGKINAN menyampaikan reaksi negative-nya melalui
·              BLOG a/n reformasi-moral.blogspot.com.
Hingga segenap Bangsa Indonesia dapat mengetahui dan mempertimbangkan untuk :
mendukung atau tidak mendukung” PRAKARSA REFORMASI MORAL ini .
Dengan demikian REAKSI NEGATIVE dari yang bersangkutan dapat tersalur dan rasa KEKUATIRAN kami-pun telah ada jalan keluarnya.  

HARAPAN dalam KATA2 MUTIARA
I.     Kestabilan politik yang diharapkan adalah yang terjadi secara MURNI.
Kestabilan politik terhadap sutau demokrasi mengingatkan kita pada suatu ungkapan oleh :

·         W.A.L. ROS-VRYMAN penulis Belanda di masa lalu mengungkapkan kata2 mutiara, sbb.
De ware democratie kan alleen berusten op samenwerking, erkenning van de broederschap tussen de mensen, zelfopoffering in diens van de gemeenschap.       
Demokrasi yang benar hanya dapat bersandar atas kerja sama, pengakuan persaudaraan  antar manusia, dan pengorbanan diri bagi kepentingan umum (mendahului kepentingan umum daripada kepentingan partai). 

Dari ungkapan tersebut dapat kita pertanyakan apakah Demokrasi yang ada di Indonesia ini sudah sampai pada taraf yang diungkapkan oleh W.A.L. ROS-VRYMAN tersebut ? 
Masih dapatkah rakyat Indonesia yang sudah lama menderita ini menunggu-nunggu matangnya dunia politik kita yang sedang dalam pengembangan (memikirkan kepentingannya sendiri / partainya), dimana dunia percaturan politik di Indonesia masih membutuhkan waktu lama untuk dapat mencapai kestabilannya, sedang sebaliknya ; Persyaratan utama untuk dapat secepatnya mengeluarkan rakyat Indonesia dari masa krisis ini, adalah dengan “Kestabilan Politik”;
 
II. Dalam menghadapi penderitaan Rakyat yang berkepanjangan akibat suatu kekhilafan,  mengingatkan kita pada ungkapan dari :
VERGILIUS, seorang cedikiawan Romawi dalam bukunya Eneis di halaman 1 dan 110 mengunkapkan dengan kata2 mutiara dalam bahasa Latin, sbb. :
Dabit deus his quoque finem. Artinya :
Juga bagi penderitaan yang berkepanjangan ini, akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengakhirinya.  
Dengan lain perkataan, penderitaan yang telah lama dirasakan Rakyat Indonesia ini,
·        akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengakhirinya.

Dengan menyampaikan kata2 mutiara tersebut, dalam menghadapi TANGGAPAN2 yang mungkin akan disampaikan oleh Presiden2 bersangkutan, maksudnya adalah semoga TANGGAPAN yang akan disampaikan tersebut dapat “mengakhiri
suatu penderitaan yang telah lama dirasakan Rakyat Indonesia selama ini.


Untuk mendapat GAMBARAN dari buku tersebut, bersama ini disampaikan DAFTAR ISI BUKU, sbb.:
Komentar dari sahabat-sahabat saya                                                                                             
Daftar isi buku                                                                               pada halaman2 sbb. :               
Kata pengantar LANSIA INDONESIA                                                                                                 
BAGIAN I.                                                                                                                                           
1.                 PRAKARSA REFORMASI MORAL                            
2.                 Negeri sudah dipinggir jurang dan kenapa Indonesia jadi begini ?        
3.                 Maksud menyampaikan tulisan ini.                                                                                    
4.                 Upaya Indonesia 100 % BEBAS dari KORUPSI,  NARKOBA dan PENGANGGURAN     
5.         a.   Tujuh MASALAH BERAT yang dihadapi INDONESIA saat ini                                      
      b.   Kekhilafan Pemerintahan Presiden B.J.  Habibie (diluar kesadarannya)                            
            c.   KEKHILAFAN PRESIDEN2 RI. dengan harapan PERMOHONAN MAAF             
            d.  8 jurus REFORMASI PENEGASAN HUKUM (berupa singkatan)                
            e.  Usul   kepada Presiden SBY.                                                                               
             f. Yang diwariskan Presiden SBY kepada Presiden RI ke 7                                              
6.          KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA mengenai WARISAN                                
7.                   Apakah Pak Presiden TIDAK mempertanyakan pada diri sendiri mengenai PDB 6,3 % ?
8.                  Utang NEGARA yang terus-menerus  membengkak.                                                          
9.                  Dua pernyataan yang bertolak belakang (Salah satu Pihak pasti TIDAK BENAR)
10.        Bagaimana Pemerintah membayar kembali Surat Utang Negara, REDEMONISASI ?       
11.        Komentar LANSIA Indonesia mengenai REDEMONISASI                                         
12.        Dua kemungkinan yang diperkirakan dapat terjadi dengan REDENOMINASI                 
13.        Dua kondisi yang menjadi KONDISI UNIK hingga dapat merupakan POTENSI                
14.`       Dalam menghadapi masalah BURUH dengan APINDO                                                     
15.        Mimpi indah Pak Presiden.                                                                                                  
16.            KETIDAK BENARAN 6,3 %  yang menanggung MALU, juga dengan REDEMONISASI.                       
17.        Bila tidak sesuai MOHON TANGGAPAN. Permohonan Maaf dari PARA LANSIA. 
18.        Keterangan dalam bentuk PERUMPAMAAN.                                                                     
19.            Bagaimana dan dengan cara apa dapat kita perjoangkan.                                              
20.            Kesimpulan dalam KATA2 MUTIARA mengenai MORAL.                                                                   
BAGIAN II.  (Terdiri dari LAMPIRAN2, untuk  melengkapi BAGIAN I).
      LAMPIRAN  1. KEYAKINAN kami mengenai KORUPTOR.                                                                                            KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA mengenai KEYAKINAN    
      LAMPIRAN  2. Surat terbuka kami kepada Presiden Wakil Presiden Mei 2005                                                                   Alasan menyampaikan PRAKARSA REFORMASI MORAL ini                                     
                             KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA mengenai FAKTA                                             
                                             COPY Newsletter KHN tanggal Maret – April 2005                                                
       LAMPIRAN  3. A.  TUJUH MASALAH BERAT yang dihadapi INDONESIA saat ini                                                                                    B.  Dengan apa dapat mengatasinya                                                                                                                                    C.  Partai Politik yang melakukan MONEY POLITICS                                        
          D. Bagaimana mewujudkannya dalam Undang Undang ?                            
                                              E. KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA : terjadinya kondisi darurat,                          
         LAMPIRAN  4  Keterangan yang disampaiakan melalui TWITTER.                                                         
       LAMPIRAN 5. Harapan TANGGAPAN” dari Presiden2 melalui BLOG.                               
       LAMPIRAN 6. Cara menghitung pertumbuhan ekonomi.                                                            
       LAMPIRAN 7. Demokrasi di Indonesia & JADWAL WAKTU KEBERHASILAN” (90.).        
       LAMPIRAN 8. Anggota DPR nya menjadi bermasalah karena DEGRADASI MORAL. 
                                       Persyaratan anggota DPR RI.                                                                                
                                       Kata penutup LANSIA INDONESIA.   

Buku Prakarsa Reformasi Moral
1.   Bila Anda bermaksud membeli / memesan buku tersebut, maka Anda dapat membelinya di toko2 buku didarah Anda, bila belum ada, silahkan sampaikan alamat TOKO BUKU langganan Anda pada kami melalui TWITTER a/n Prakarsa Reformasi Moral. 
Bila Anda TOKO BUKU dan Anda  bersedia membantu menyalurkan buku ini di daerah Anda, maka silahkan hubungi kami melalui TWITTER tersebut, untuk mendapat keterangan selanjutnya.
 
             Demikian pemberitahuan dan harapan kami.
Atas perhatian dan kemungkinan  dukungan yang dapat Anda berikan, disampaikan terima kasih.
Salam hormat.


Subagio Sutjitro
PARA LANSIA INDONESIA