Dengan hormat,
Bila Anda tidak
berkeberatan, kami PARA LANSIA INDONESIA
bermaksud mengajak Anda untuk BERGOTONG ROYONG menyelamatkan
Indonesia dari KETERPURUKANNYA atas
dasar suatu
PRAKARSA REFORMASI MORAL.
Disampaikan dalam bentuk buku
berjudul :
DENGAN REFORMASI MORAL, INDONESIA dapat 100 % BEBAS DARI KORUPSI dan NARKOBA
MELALUI PEMILU 2014 yad, disertai JADWAL
WAKTU mengenai kemungkinan KEBERHASILANNYA.
Dari isi buku
tersebut dapat dipelajari bahwa SEBAB
UTAMA KETERPURUKAN Negara kita Indonesia adalah akibat dari KEKHILAFAN (kesalahan diluar kesadaran)
dari ke-lima Presiden RI yang terakhir, yaitu :
Presiden Soeharto, Presiden Habibie,
Presiden Gus Dur, Presiden Megawati dan Presiden SBY, (terlepas dari Kebijaksanaan2
yang baik yang telah dilakukan ke lima Presiden tersebut bagi kemajuan Nusa dan
Bangsa Indonesia),
·
Harapan adanya “TANGGAPAN2” dari Presiden
SBY, mantan Presiden HABIBIE dan mantan Presiden Megawati .
Berkenaan
dengan buku tersebut :
Dimana
dalam isi penulisan buku tersebut terdapat kata2 yang saya “KUATIRKAN” menyinggung perasaan
pihak Presiden SBY, mantan Presiden
HABIBIE dan mantan Presiden Megawati, yang mungkin tidak sesuai dengan
pandangannya masing2, hingga kurang senang membacanya, maka dengan ini kami
persilahkan untuk menyampaikan TANGGAPANNYA
melalui BLOG INI.
SEKALIPUN Tidak ada niat kami untuk menghina /
memperolok-olokan Bangsa kita sendiri dengan menyampaikan “PRAKARSA REFORMASI MORAL” ini,
apalagi terhadap KEKHILAFAN2
dari ke 5 Presiden Republik Indonesia yang pernah berkuasa dan berjasa bagi Nusa dan
Bangsa, kecuali
a. Mencari “jalan
keluar” agar Negara tercinta kita ini, “tidak jatuh kedalam jurang”.
b.
Menyampaikan apa adanya dari ke 5
Presiden yang pernah berkuasa termasuk kekhilafan2
dari Pemerintahan Presiden SBY.
Maksudnya
adalah untuk dapat menemukan penyebab
kegagalannya dalam membasmi KORUPSI
dan berupaya untuk mendapatkan jalan keluarnya.
Tidak
ada niat kami untuk memojok-kan
pemerintahan Presiden SBY dengan menyampaikan kekurangan-kekurangannya,
bahkan sebaliknya :
“mencari jalan keluar bagi
kepentingan semua Presiden RI.
termasuk Presiden SBY”,
dengan
demikian mendapatkan pemandu untuk menuju pada suatu keberhasilan dalam
mendapatkan jalan keluarnya, hingga bila ada kekhilafan2 dari Presiden
SBY yang kurang enak untuk dikemukakan
tapi terpaksa perlu dikemukakan, juga terhadap kekhilafan dari beberapa Presiden2 terdahulu lainnya, “maka
dengan ini kami mohon maaf”.
Betapapun
kami sangat menyadari mengenai KETERBATASAN
kami dan kemungkinan kekurangan dan
kesalahan yang mungkin ada dalam menyampaikan PRAKARSA REFORMASI MORAL
ini, maka dengan ini sekali lagi kami MOHON
MAAF atas KETERBATASAN kami
tersebut.
Sebagaimana ungkapan yang dikemukakan mengenai KETERBATASAN oleh :
· SCHOPENHAUER, seorang cendikiawan Jerman dimasa
lalu, menyampaikan ungkapan mengenai
KETERBATASAN, sbb :
Alle Beschrankung begluckt. Artinya
(terjemahan bebas) :
Semua pengakuan mengenai KETERBATASAN
kita sendiri, membuat kita menjadi lega.
Dengan lain perkataan, mohon penyampaian mengenai PRAKARSA REFORMASI MORAL
ini,
dapat dilihat dari segi
positifnya.
Mempermasalahkan mengenai KEKUATIRAN,
mengingatkan kita ungkapan dari :
·
LAURILLARD, seorang cedikiawan Belanda dimasa silam,
dengan kata2 mutiaranya, :
Zorgen zijn de wolken aan de
hemel van ons leven ; doch het zonnetje van hoop en liefde doet ze afdrijven. Artinya :
Kekuatiran adalah awan yang berada pada
langit dari kehidupan kita, namun demikian cahaya dari harapan dan cinta dapat
menghilangkan kekuatiran tersebut.
Dengan
lain perkataan, semoga apa yang saya KUATIRKAN
ini dapat di-imbangi oleh :
1. Cinta dari segenap Bangsa bagi kepentingan
kemajuan Negara Indonesia.
2. Membuka kemungkinan untuk menanggapi PRAKARSA REFORMASI MORAL ini, kepada
yang berkepentingan, dan merasa apa yang
dikemukakan dalam Prakarsa ini tidak
sesuai dengan fakta.
3. Siapa saja yang beranggapan negative atas PRAKARSA REFORMASI MORAL ini dan bermaksud menanggapinya.
· Maksud
menyampaikan kemungkinan menyampaiakn TANGGAPAN
NEGATIVE adalah agar reaksi
negative dari pihak2 yang tidak suka atas adanya PRAKARSA REFORMASI MORAL ini,
DIBUKA KEMUNGKINAN menyampaikan reaksi
negative-nya melalui
·
BLOG a/n reformasi-moral.blogspot.com.
Hingga
segenap Bangsa Indonesia dapat mengetahui
dan mempertimbangkan untuk :
“mendukung atau tidak
mendukung” PRAKARSA REFORMASI MORAL ini .
Dengan demikian REAKSI NEGATIVE dari yang
bersangkutan dapat tersalur dan rasa KEKUATIRAN
kami-pun telah ada jalan keluarnya.
“HARAPAN
dalam KATA2 MUTIARA”
I. Kestabilan politik yang
diharapkan adalah yang terjadi secara MURNI.
Kestabilan politik terhadap sutau demokrasi mengingatkan kita pada suatu
ungkapan oleh :
·
W.A.L.
ROS-VRYMAN penulis Belanda di masa lalu mengungkapkan kata2 mutiara, sbb.
De ware democratie kan alleen berusten
op samenwerking, erkenning van de broederschap tussen de mensen, zelfopoffering
in diens van de gemeenschap.
Demokrasi yang benar hanya dapat
bersandar atas kerja sama, pengakuan persaudaraan antar manusia, dan pengorbanan diri bagi kepentingan umum (mendahului
kepentingan umum daripada kepentingan partai).
Dari ungkapan tersebut dapat kita pertanyakan apakah Demokrasi yang ada
di Indonesia ini sudah sampai pada taraf yang diungkapkan oleh W.A.L.
ROS-VRYMAN tersebut ?
Masih dapatkah rakyat Indonesia yang sudah lama menderita ini
menunggu-nunggu matangnya dunia politik kita yang sedang dalam pengembangan
(memikirkan kepentingannya sendiri / partainya), dimana dunia percaturan
politik di Indonesia masih membutuhkan waktu lama untuk dapat mencapai
kestabilannya, sedang sebaliknya ; Persyaratan utama untuk dapat secepatnya
mengeluarkan rakyat Indonesia dari masa krisis ini, adalah dengan “Kestabilan
Politik”;
II. Dalam menghadapi penderitaan Rakyat yang
berkepanjangan akibat suatu kekhilafan, mengingatkan kita pada ungkapan dari :
VERGILIUS, seorang cedikiawan Romawi dalam
bukunya Eneis di halaman 1 dan
110 mengunkapkan dengan kata2 mutiara dalam bahasa Latin, sbb. :
Dabit deus his quoque finem. Artinya :
Juga
bagi penderitaan yang berkepanjangan ini, akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa akan
mengakhirinya.
Dengan lain perkataan, penderitaan
yang telah lama dirasakan Rakyat Indonesia ini,
·
akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa akan mengakhirinya.
Dengan menyampaikan kata2 mutiara tersebut, dalam menghadapi TANGGAPAN2
yang mungkin akan disampaikan oleh Presiden2 bersangkutan, maksudnya adalah
semoga TANGGAPAN yang akan disampaikan tersebut dapat “mengakhiri”
suatu penderitaan yang telah lama dirasakan Rakyat Indonesia selama ini.
Untuk mendapat GAMBARAN dari buku tersebut, bersama
ini disampaikan DAFTAR ISI BUKU,
sbb.:
Komentar dari sahabat-sahabat saya
Daftar isi buku pada
halaman2 sbb. :
Kata pengantar LANSIA INDONESIA
BAGIAN I.
1.
PRAKARSA REFORMASI MORAL
2.
Negeri sudah dipinggir jurang dan kenapa
Indonesia jadi begini ?
3.
Maksud menyampaikan tulisan ini.
4.
Upaya Indonesia 100 % BEBAS dari KORUPSI,
NARKOBA dan PENGANGGURAN
5. a.
Tujuh MASALAH BERAT yang dihadapi INDONESIA saat ini
b. Kekhilafan
Pemerintahan Presiden B.J. Habibie (diluar
kesadarannya)
c. KEKHILAFAN
PRESIDEN2 RI. dengan harapan PERMOHONAN MAAF
d. 8 jurus
REFORMASI PENEGASAN HUKUM (berupa singkatan)
e. Usul kepada Presiden SBY.
f. Yang diwariskan Presiden SBY kepada Presiden
RI ke 7
6. KESIMPULAN DALAM KATA2
MUTIARA mengenai WARISAN
7. Apakah Pak Presiden TIDAK mempertanyakan
pada diri sendiri mengenai PDB 6,3 % ?
8. Utang NEGARA yang terus-menerus membengkak.
9. Dua pernyataan yang bertolak belakang (Salah
satu Pihak pasti TIDAK BENAR)
10. Bagaimana Pemerintah
membayar kembali Surat Utang Negara, REDEMONISASI ?
11. Komentar
LANSIA Indonesia mengenai REDEMONISASI
12. Dua kemungkinan yang diperkirakan dapat terjadi
dengan REDENOMINASI
13. Dua kondisi yang menjadi
KONDISI UNIK hingga dapat merupakan POTENSI
14.` Dalam
menghadapi masalah BURUH dengan
APINDO
15. Mimpi indah Pak Presiden.
16. KETIDAK BENARAN 6,3 % yang menanggung
MALU, juga dengan REDEMONISASI.
17. Bila
tidak sesuai MOHON TANGGAPAN. Permohonan Maaf dari PARA LANSIA.
18. Keterangan dalam bentuk PERUMPAMAAN.
19. Bagaimana dan dengan cara apa dapat kita
perjoangkan.
20. Kesimpulan dalam KATA2 MUTIARA mengenai
MORAL.
BAGIAN
II. (Terdiri dari LAMPIRAN2, untuk melengkapi BAGIAN I).
LAMPIRAN
1. KEYAKINAN kami mengenai KORUPTOR. KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA mengenai
KEYAKINAN
LAMPIRAN
2. Surat terbuka kami
kepada Presiden Wakil Presiden Mei 2005 Alasan
menyampaikan PRAKARSA REFORMASI MORAL
ini
KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA mengenai
FAKTA
COPY
Newsletter KHN tanggal Maret – April 2005
LAMPIRAN 3. A. TUJUH
MASALAH BERAT yang dihadapi INDONESIA saat ini B.
Dengan apa dapat mengatasinya C. Partai
Politik yang melakukan MONEY POLITICS
D. Bagaimana mewujudkannya dalam Undang Undang ?
E. KESIMPULAN DALAM KATA2 MUTIARA : terjadinya
kondisi darurat,
LAMPIRAN 4 Keterangan yang
disampaiakan melalui TWITTER.
LAMPIRAN
5. Harapan “TANGGAPAN”
dari Presiden2 melalui BLOG.
LAMPIRAN 6. Cara menghitung pertumbuhan ekonomi.
LAMPIRAN 7. Demokrasi di Indonesia &
JADWAL WAKTU KEBERHASILAN” (90.).
LAMPIRAN
8. Anggota DPR nya menjadi
bermasalah karena DEGRADASI MORAL.
Persyaratan anggota DPR RI. Kata penutup LANSIA INDONESIA.
Buku Prakarsa
Reformasi Moral
1.
Bila
Anda bermaksud membeli / memesan buku tersebut, maka Anda dapat membelinya di
toko2 buku didarah Anda, bila belum ada, silahkan sampaikan alamat TOKO BUKU langganan Anda pada kami
melalui TWITTER a/n Prakarsa Reformasi Moral.
2 Bila Anda TOKO BUKU dan Anda bersedia
membantu menyalurkan buku ini di daerah Anda, maka silahkan hubungi kami
melalui TWITTER tersebut, untuk
mendapat keterangan selanjutnya.
Demikian
pemberitahuan dan harapan kami.
Atas perhatian dan kemungkinan dukungan yang dapat Anda berikan, disampaikan
terima kasih.Salam hormat.
Subagio Sutjitro
PARA
LANSIA INDONESIA